Bicara omong kosong, fuck bendera putih
Aku masih merintih namun tak pernah berhenti
Ku teliti pantang gunakan satu mata
Slalu mencari tau walau bukan mata mata
Eyy
Tak meminta, Belas kasih, Tau cara berterimakasih
Masih fasih, Tak lupa diri, Karna ku paham arti lupa diri
Masa sulit, Ku sendiri, Bukan bank tapi aku mandiri
Ku plajari kata berjuang kau bilang menyerah ku jawab sorry
Ahh
Banyak dari mereka yang iri padahal aku masih mencoba
Tak sdikit yang hilang saat ku memasuki masa pancaroba
Tak pernah berubah pikiran walau ku terjatuh berkali kali
Bahkan ku harus bangkit sering kali bukan hanya sesekali
Huh
Teruslah menggali jika inginkan harta Karun
Tampak mustahil mencari sungai di gurun
Na Namun sebelum turun hujan sediakan payung
Jika ingin sampai ke tepian terus lah mendayung
Chorus
Hidup yang ku jalani takdir sudah tergaris
Harus kuat tekad karena bukan pewaris
Menjadi perintis itu harus lapang dada
Banyak keinginan yang kini harus tertunda
Banyak yang mengira hidup ku slalu mudah
Banyak yang menilai hari hari ku indah
Mereka hanya melihat dari sudut pandang lain
Coba rasakan jadi aku sluruh badan rasakan pain
Verse 2
Proses yang ku jalani tak pernah banyak protest
Tuhan berikan takdir tanpa pernah aku test
Anggap ini kontes jika gagal coba lagi
Kesempatan masih ada untuk yg mencoba lagi
Tiap pagi ku hadapi hari dengan lantang
Aku pernah gagal namun tak takut menantang
Lagi ,aku tau kadang ekspektasi tak berjalan
Sesuai keinginan realita berlawanan jalan
Walau pelan tapi aku tak pernah berhenti
Tiap detik menit jam kehidupan aku nikmati
Menanti dengan sabar, walau penuh Lika liku
akan ku hadapi dunia untuk anak dan istriku
Menyerah tak berlaku untuk kepala keluarga
Jika lelah ku istirahat isi ulang tenaga
Hingga, akhirnya ku capai mereka tak percaya
Hasil dari kerja keras tuhan menjawab semuanya
Chorus
Hidup yang ku jalani takdir sudah tergaris
Harus kuat tekad karena bukan pewaris
Menjadi perintis itu harus lapang dada
Banyak keinginan yang kini harus tertunda
Banyak yang mengira hidup ku selalu mudah
Banyak yang menilai hari hari ku indah
Mreka hanya mlihat dari sudut pandang lain
Coba rasakan jadi aku sluruh badan rasakan pain
Verse 3
Aku tak punya warisan, selain nyawa
Kerja keras dan tanggung jawab bagai senyawa
Aku hanya membawa, sdikit banyaknya mimpi
Aku hidup didunia hanya untuk menghidupi
Tapi tapi, laki laki, tak pandai bercerita
Sering kali, laki laki, di hantam realita
Bahkan air mata kadang tak berfungsi baik
Laki laki tak pernah ditanya apa kondisinya baik
Kadang naik emosi saat hidup terasa sangat sulit
Aku Selalu sadar diri lahir bukan dari keluarga elit
Terpaksa ku pelit untuk diri sendiri
Karna aku hidup bukan untuk diri sendiri
Dikaki ku berdiri tanggung jawab banyak dipundak
Aku selalu berfikir dahulu sebelum bertindak
Aku tidak akan menyerah pada mreka yg berisik
Meski tiap malam isi kepala selalu berisik
Estilo de Música
Trap beat / rap / hiphop, Male Vocals, Rap Vocals
Editar título de la canción
Información de licencia
Editar portada de la cancion
Haz clic abajo para subir una portada cuadrada
Tamano recomendado: 360x360 o superior (proporcion 1:1)