Verse 1
Di altar tua, darah menetes,
Kitab suci jadi saksi bisu.
Marcion berdiri, suara bergetar,
Menggugat Tuhan yang haus murka.
Pre-Chorus
Apakah kasih hanyalah ilusi?
Apakah hukum hanyalah belenggu?
Chorus
Marcion menggugat kekejaman YHWH,
Menantang langit, menolak tirani.
Ia berseru: "Mana cinta sejati?"
Di balik petir, hanya api yang abadi.
Verse 2
Roma berguncang, gereja bergetar,
Nama bidat jadi luka sejarah.
Namun suaranya tak pernah padam,
Pertanyaan abadi: siapa Tuhan yang benar?
Bridge
Di antara terang dan gelap,
Di antara iman dan dendam,
Marcion menulis dengan darah,
Sebuah gugatan yang tak pernah reda…
Chorus (Reprise)
Marcion menggugat kekejaman YHWH,
Menyulut perang di hati manusia.
Apakah kita pewaris luka,
Atau pencari kasih yang hilang selamanya?