Lyrics
[Verse 1: Gitar elektrik clean + Rhodes, shaker pelan]
Iya... di sana, Bercengkrama... dengan... cerita, yang... tak sama
[Pre-Chorus / Build: Drum masuk pelan, gitar arpeggio naik]
Tengadah…
Dua tangan
Sejauh, ku mengembara
Jagalah....
Iya
[Chorus – Refrein Utama: Drum penuh, snare rimshot, gitar arpeggio kuat]
Tengadah
Dua tangan
Sejauh ku mengembara
Jagalah ia, dari
marabahayanya
[Verse 2: Semua instrumen drop, hanya bass muted + vokal monolog datar]
Dari, geladak
Kan ku jemput, Kelak
Bersabarlah…
Di ruang, bernama manusya,
[Chorus: Drum masuk penuh lagi, bass stabil, gitar lebih bersih]
Tengadah
Dua tangan
Sejauh, ku mengembara
Jagalah ia, dari
marabahayanya
[Guitar Melody: Clean electric dengan reverb + delay panjang, piano legato – melodi naik-turun seperti doa yang melayang]
[Bridge: Drum brushes, gitar chorus berputar lembut]
Doa doa
penjaga
Janji diantara....
diamu
Diamku…
[Semua instrumen swell, gitar distorsi ringan, crash cymbal]
Diam-Mu…
Diamku…
....
Kutemui… ia,
Begitu saja
[Final Chorus – Stripped: Drum berhenti total, hanya gitar elektrik sustain panjang yang menggantung]
Tengadah…
Dua tangan…
Sejauh, ku mengembara
Jagalah ia… dari marabahayanya
[Outro – Falsetto & Fade: Vokal falsetto tipis, hampir tanpa iringan]
Tengadah…
Dua tangan…
Sejauh, ku mengembara
Jagalah ia, dari
marabahayanya
....
Jagalah… iya… Dari…
marabahayanya…
....
Jagalah...
Iya, jagalah... (end)
Style of Music
slow burn poetic, oxymoron, spoken word bridge, melancholic resistance.